Translate

Usia bumi - pembahasan yang ke-2

          Hai pemirsa Pengetahuanku . . Kali ini kita akan membahas ulang tentang usia bumi yang sebelumnya sudah sempat kita bahas. Kali ini Pengetahuanku akan membahas tersebut secara mendetil. Berapakah usia bumi? Mari kita bahas di ' Pengetahuanku | Pusat Dari Semua Pengetahuan '.

Usia Bumi


Dari puluhan sumber terpecaya dalam waktu 1 minggu


Mengapa kita harus mengetahui usia bumi?


          Mungkin ada bertanya-tanya, mengapa kita harus mengetahui usia bumi. Beberapa ilmuwan percaya bahwa jika kita menemukan usia bumi yang sebenarnya dan hal itu benar-benar tepat, kita akan menemukan jawaban kapan matahari akan meletus menjadi supernova. Kita akan menemukan jawaban kapan manusia akan mengalami krisis atmosfer dan oksigen. Kita akan menemukan jawaban kebenaran adanya air di planet Mars. Kita akan menemukan jawaban adanya keberadaan makhluk asing atau disebut Alien. Kita akan menemukan jawaban kapan piramida Giza dibentuk. Dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, jawaban usia bumi ini merupakan kunci jawaban alam semesta. Dan oleh karena itu, para ilmuwan beramai-ramai meneliti batu atmosfer yang pertama kali ada di bumi.


Bagaimana cara mengetahui usia bumi?


          Sebenarnya, manusia akan mudah mengetahui berapa usia bumi jika batu tertua di bumi tidak hilang. Batu tertua di bumi ini, sudah hancur dikarenakan proses tektonik, pelapukan dan sebagainya. Dan jika masih ada batu tertua di bumi, itupun belum tentu akan ditemukan dalam jangka waktu yang pendek. Mengingat ada ratusan milyar batu tersebar di muka bumi.
          Para ilmuwan pun beralih meneliti meteorit Canyon Diablo yang jatuh di kawah Barringer, Arizona jutaan tahun yang lalu. Para ilmuwan berpendapat bahwa seluruh benda yang ada di galaksi Bima Sakti ini terbentuk pada waktu yang sama. Begitu juga dengan meteoroid dan asteroid yang ada di galaksi Bima Sakti. Para ilmuwan menyebutkan hasil dari penelitian mereka memperkirakan bumi berusia 4,5 milyar tahun menurut meteorit Canyon Diablo.
          Hal ini didukung juga dengan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa batu tertua di bulan berusia 4,5 milyar tahun. Penelitian di bulan dilakukan dikarenakan bulan merupakan satelit bumi dan bulan tidak pernah mengalami aktivitas tektonik. Penelitian lain juga menyebutkan, bahwa meteorit yang jatuh ke bumi juga berusia 4,5 milyar tahun. Meteorit yang berasal dari Mars juga berusia 4,5 milyar tahun menurut penelitian menggunakan perhitungan lead-lead atau lead double. Penelitian matahari menggunakan metode Helioseismic juga menghasilkan jawaban usia bumi sekitar 4,5 milyar tahun.
          Secara keseluruhan, seluruh penelitian menyebutkan bahwa usia bumi sekitar 4,3 - 4,8 milyar tahun. Namun, perkiraan tersebut belum ditetapkan sebagai perkiraan yang tepat. Dikarenakan masih terdapat perbedaan antara hasil penelitian yang satu dengan yang lain sebesar ± 500 juta tahun.

Terima kasih untuk dukungan sponsor Pengetahuanku dan pemirsa

Tidak ada komentar: