Hai, hai, hai pemirsa Pengetahuanku!! Kali ini, Pengetahuanku akan menampilkan informasi seputar luar angkasa yang menambah wawasan kita. Pengetahuanku akan menyajikan informasi tentang 6 hal yang akan manusia alami saat berada di luar angkasa.
Seperti apakah manusia saat berada di luar angkasa? Apakah ada dampak buruk baginya? Tanpa berbicara panjang, mari kita baca artikel ini bersama-sama!!
Tampilkan postingan dengan label Angkasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Angkasa. Tampilkan semua postingan
19 Hal Yang Anda Mungkin Tidak Ketahui Mengenai Planet Venus
Penulis :
Andrean
1. Venus dan Merkurius adalah planet dalam yang tidak memiliki satelit di tata surya.
2. Venus adalah satu-satunya planet di tata surya yang berotasi searah jarum jam dan itulah sebabnya rotasinya lambat.
3. Venus adalah benda yang paling terang di malam hari di bumi setelah bulan dan matahari.
4. Ada banyak gunung berapi di Venus dibandingkan planet lain di tata surya.
5. Venus menghasilkan bayang-bayang pada malam hari dan menghasilkan ' bayangan venus '.
6. 1 tahun di Venus terasa lebih cepat dari 1 hari, dan bisa dikatakan itu adalah mesin waktu.
7. Suhu di permukaan Venus yaitu 470oC karena Venus memiliki atmosfer yang tebal.
8. Babilonia Kuno adalah penemu Venus.
9. Venus dalam bangsa Romawi merupakan dewi sebagai penggambar keindahan dan cinta.
10. Gunung tertinggi di Venus ialah Maat Mons dengan tinggi 5 mil.
11. Venus dan Bumi memiliki kepadatan, ukuran dan massa yang hampir sama.
12. Atmosfer Venus lebih banyak mengandung Karbondioksida / CO2.
13. Jika air diletakkan di Venus, maka air itu akan langsung mendidih.
14. Air raksa akan meletus jika diletakkan di Venus.
15. Venus juga disebut bintang kejora.
16. Venus itu artinya jarang.
17. Venus adalah planet terpanas di dunia.
19. Transit Of Venus adalah satu-satunya cara melihat bentuk Venus tanpa teleskop.
Sumber : http://pengetahuanku.mixxt.com/networks/forum/thread.251420
Jilatan api matahari muncul untuk ke-12 kalinya sejak tanggal 3 Juli.
Penulis :
Andrean
Hai . . pemirsa Pengetahuanku . . Kali ini kita akan membahas soal jilatan api dari matahari yang muncul untuk ke-12 kalinya sejak tanggal 3 Juli. Seperti apa jilatan api itu?
Perubahan ionosfer bumi tidak hanya berdampak pada sinyal radio, tetapi juga sinyal GPS. Bagi anda yang mencari sinyal GPS dengan koneksi internet, sepertinya anda harus meningkatkan koneksi internet anda untuk mencari sinyal GPS.
Jilatan api matahari lain di bintik matahari 1515
Daerah aktif matahari 1515 telah mengeluarkan 12 jilatan api sejak tanggal 3 Juli. Pagi-pagi tanggal 5 Juli waktu EDT ( Eastern Daylight Time ), ada jilatan api M6,1. Dan pada puncaknya, pada pukul 7:44 EDT, menyebabkan pemadaman radio National Oceanic secara moderat yang sudah mereda. Penyebab hal ini adalah sinar UV ekstrim dari jilatan api mengganggu lapisan ionosfer bumi yang menyebabkan gelombang radio menjadi kacau balau.
Peristiwa ini membawa efek yang cukup besar, yaitu perubahan ionosfer bumi yang menyebabkan perubahan arah gelombang radio dan merendahkan kualitas suara di radio. Baik channel radio dengan frekuensi tinggi dan rendah. Akibatnya, bagi orang yang memakai jasa radio, harus lebih sulit lagi untuk mencari channel di radio.
Perubahan ionosfer bumi tidak hanya berdampak pada sinyal radio, tetapi juga sinyal GPS. Bagi anda yang mencari sinyal GPS dengan koneksi internet, sepertinya anda harus meningkatkan koneksi internet anda untuk mencari sinyal GPS.
Bagian matahari 1515 juga menghasilkan beberapa Coronal Mass Ejections ( Ejeksi Koronal Massal ) atau CMEs. Akan tetapi, CMEs tersebut tidak memberikan dampak pada bumi. Karena CMEs tersebut berasal dari sisi selatan matahari. CMEs tersebut juga bergerak sangat lambat, yaitu sekitar 300 - 600 mil per detik. Hasil perkiraan dampak CMEs ini diambil berdasarkan percobaan Space Weather Center NASA.
Thanks to : nasa.gov
NASA Spitzer melihat cahaya alien dari Super earth
Penulis :
Andrean
Berita terbaru dari NASA
WASHINGTON - teleskop luar angkasa Spitzer NASA telah mendeteksi cahaya yang berasal dari sebuah planet "super earth" di luar tata surya kita untuk pertama kalinya. Padahal planet ini tidak dihuni, deteksi ini merupakan langkah bersejarah ke arah pencarian tanda-tanda kehidupan di planet lain.
Planet, yang disebut 55 Cancri e, masuk ke dalam kelas planet yang disebut " super earth " ( Bumi super ) yang lebih besar dari dunia kita tetapi lebih ringan dari planet raksasa seperti Neptunus. 55 Cancri e ukurannya sekitar dua kali lebih besar dan delapan kali massa Bumi. Planet ini mengorbit sebuah bintang terang, yang disebut 55 Cancri, dalam jangka waktu 18 jam.
Sebelumnya, Spitzer dan teleskop lainnya mampu mempelajari planet ini dengan menganalisis bagaimana cahaya dari 55 Cancri berubah menjadi planet yang lewat di depan bintang. Dalam studi baru, Spitzer diukur melalui seberapa banyak cahaya inframerah berasal dari planet itu sendiri. Hasil mengungkapkan planet ini sepertinya gelap dan menghadap bagian samping matahari yang bersuhu lebih dari 3.140 derajat Fahrenheit yang cukup panas untuk melelehkan logam.
Informasi yang baru ini lebih konsisten daripada teori sebelumnya, bahwa 55 Cancri e adalah sebuah planet air: inti berbatu dikelilingi oleh lapisan air dalam keadaan "superkritis" di mana tempat itu, baik cair dan gas sama - sama ditutup oleh selimut uap.
"Planet ini bisa sangat mirip dengan Neptunus, jika anda menarik Neptunus ke arah matahari kita dan kita akan menyaksikan suasana mendidih di tempat yang jauh," kata Michaël Gillon dari Université de Liège di Belgia, peneliti utama dari penelitian yang muncul dalam Astrophysical Journal. Penulis utama adalah Brice-Olivier Demory dari Massachusetts Institute of Technology di Cambridge.
Sistem 55 Cancri yang relatif dekat dengan Bumi dengan jarak 41 tahun cahaya. Ia memiliki lima planet, dengan 55 Cancri e yang paling dekat dengan 55 cancri dan terdapat posisi pasang surut air, sehingga satu sisi selalu menghadap bintang. Spitzer menemukan, sisi 55 Cancri e yang menghadap matahari sangat panas, menunjukkan planet ini mungkin tidak memiliki atmosfer yang cukup untuk membawa panas matahari ke sisi gelap 55 Cancri e.
Teleskop luar angkasa James Webb NASA, dijadwalkan untuk memulai pada 2018, kemungkinan akan dapat belajar lebih banyak tentang komposisi planet 55 Cancri e. Teleskop ini mungkin bisa menggunakan metode yang sama seperti inframerah Spitzer untuk mencari planet yang berpotensi dihuni lainnya untuk tanda-tanda molekul yang kemungkinan berhubungan dengan suatu kehidupan.
"Ketika kita memahami Spitzer lebih dari 40 tahun yang lalu, exoplanet bahkan belum ditemukan," kata Michael Werner, ilmuwan proyek Spitzer di Jet Propulsion Laboratory NASA (JPL) di Pasadena, California "Karena Spitzer dibangun dengan sangat baik, itu mampu beradaptasi dengan bidang baru dan membuat kemajuan bersejarah seperti ini. "
Pada tahun 2005, Spitzer menjadi teleskop pertama untuk mendeteksi cahaya dari sebuah planet di luar tata surya kita. Yang mengejutkan orang banyak, observatorium melihat cahaya inframerah dari sebuah "hot Jupiter ," ( Yupiter panas ) sebuah planet gas jauh lebih besar daripada 55 Cancri e yang padat. Sejak itu, teleskop lain, termasuk NASA Hubble dan teleskop ruang Kepler, telah melakukan prestasi yang sama dengan planet gas raksasa menggunakan metode yang sama.
Dalam metode ini, teleskop menatap pada bintang sebagai lingkaran planet di belakangnya. Ketika planet ini menghilang dari pandangan, cahaya dari sistem dips bintang yang sedikit, tapi cukup untuk astronom dapat menentukan seberapa banyak cahaya datang dari planet itu sendiri. Informasi ini mengungkapkan suhu planet, dan dalam beberapa kasus, juga mengungkap komponen atmosfer sebuah planet. Sebagian besar lainnya saat ini metode " hunting-planet " ( " berburu-planet " ) memperoleh pengukuran tidak langsung dari sebuah planet dengan mengamati dampaknya pada bintang.
Selama misi Spitzer diperpanjang, diambil langkah-langkah untuk meningkatkan kemampuan unik untuk melihat exoplanets, termasuk 55 Cancri e. Langkah-langkah, termasuk mengubah lingkaran pemanas dan menggunakan instrumen dengan cara yang baru, membawa perbaikan pada bagaimana tepatnya target poin pada teleskop.
JPL mengelola misi Teleskop Luar Angkasa Spitzer untuk Direktorat Misi Sains NASA di Washington. Ilmu operasi yang dilakukan di Spitzer Science Center di Institut Teknologi California (Caltech) di Pasadena. Data diarsipkan di Arsip Sains Inframerah bertempat di Pengolahan Infrared dan Pusat Analisis di Caltech. Caltech mengelola JPL untuk NASA.
Proyek NEO akan meleburkan bumi hingga hancur
Penulis :
Andrean
Jika sebelumnya bumi terancam akan terkena gelombang radiasi super matahari, hantaman komet elenin, kiamat Nibiru dan sebagainya. Kini, ada sebuah berita baru. Mungkin belum banyak yang tahu akan hal ini. Ancaman tabrakan proyek NEO yang akan menabrak bumi hingga hancur melebur. Langsung ke beritanya, ancaman proyek NEO di post ini.
Apa itu proyek NEO?
Proyek NEO atau proyek Near-Earth Object adalah proyek-proyek internasional yang dipelopori oleh Amerika Serikat, Uni Eropa dan Jepang guna menyelidiki dan memetakan obyek-obyek luar angkasa yang diklasifikasikan sebagai NEO. NEO adalah benda-benda angkasa yang rata - rata adalah asteroid besar yang bergerak yang memiliki diameter minimum 1 kilometer yang terpengaruh oleh pengaruh gravitasi planet-planet terdekat sehingga orbitnya akan mendekati orbit bumi pada jarak yang dekat pada waktu tertentu. Umumnya NEO terdiri atas asteroid dengan diameter >50 m, meteorid dan komet.
LINEAR
LINEAR atau Lincoln Near-Earth Asteroid Research adalah suatu proyek kerjasama antara bagian AU Amerika Serikat, NASA, dan laboratorium Lincoln MIT untuk pencarian secara skematik benda-benda luar angkasa dekat bumi (NEO). LINEAR telah menemukan banyak asteroid sejak 1998. Pada tanggal 21 Oktober 2004 LINEAR telah mendeteksi 211.849 obyek dimana 1622 diantaranya adalah NEO dan 142 buah komet. Semua penemuan LINEAR menggunakan teleskop robotik.
NEAT
NEAT atau Near-Earth Asteroid Tracking adalah suatu program yang dijalankan oleh NASA dan laboratorum propulsi jet untuk menemukan benda-benda dari proyek NEO. NEAT memulai pengamatannya sejak Desember 1995. NEAT mempunyai persetujuan dengan angkatan udara AS (United States Air Federation) untuk menggunakan teleskop Ground-based Electro-Optical Deep Space Surveillance (GEODSS) yang berlokasi di Haleakala, Maui, Hawaii. Teleskop angkatan udara ini pada dasarnya digunakan untuk memantau pesawat ruang angkasa di orbit bumi. Sebuah asteroid dinamakan 64070 NEAT untuk menghormati jasa penemunya pada awal tahun 2005.
Jangka waktu bahaya proyek NEO
Proyek ini pun juga mempunyai bahaya. Kapan bahaya itu bisa terjadi.
Pada 18 Maret 2004, terjadi pendekatan obyek NEO dengan rekor terdekat dengan bumi. Asteroid 2004 FH dengan diameter sekitar 30 m melewati bumi pada jarak 43.000 km (10 kali lebih dekat dibandingkan jarak bulan ke bumi). Astronomer baru mendeteksinya hanya tiga hari sebelum tragedi tersebut. Dua minggu sesudahnya pada 31 Maret 2004, 2004 FU162 kembali membuat rekor pendekatan terdekat melewati bumi hanya berjarak sekitar 6.500 km (60 kali lebih dekat dibandingkan jarak bulan ke bumi). Obyek tersebut dideteksi hanya sejam sebelum tragedi tersebut. Akan tetapi diameter obyek tersebut sangat kecil hanya sekitar 10 m.
Hal ini bukan berarti tidak bisa dihentikan. Hanya dengan cara berdoa kepada Yang Kuasa saja yang bisa menghentikan ancaman ini. Belum tentu perkataan para astronomer dan ilmuwan benar - benar 100% benar. Karena ilmuwan dan astronomer hanya manusia biasa yang bisa berbuat kesalahan.
Apa itu proyek NEO?
Proyek NEO atau proyek Near-Earth Object adalah proyek-proyek internasional yang dipelopori oleh Amerika Serikat, Uni Eropa dan Jepang guna menyelidiki dan memetakan obyek-obyek luar angkasa yang diklasifikasikan sebagai NEO. NEO adalah benda-benda angkasa yang rata - rata adalah asteroid besar yang bergerak yang memiliki diameter minimum 1 kilometer yang terpengaruh oleh pengaruh gravitasi planet-planet terdekat sehingga orbitnya akan mendekati orbit bumi pada jarak yang dekat pada waktu tertentu. Umumnya NEO terdiri atas asteroid dengan diameter >50 m, meteorid dan komet.
| Salah satu asteroid dari proyek NEO |
LINEAR atau Lincoln Near-Earth Asteroid Research adalah suatu proyek kerjasama antara bagian AU Amerika Serikat, NASA, dan laboratorium Lincoln MIT untuk pencarian secara skematik benda-benda luar angkasa dekat bumi (NEO). LINEAR telah menemukan banyak asteroid sejak 1998. Pada tanggal 21 Oktober 2004 LINEAR telah mendeteksi 211.849 obyek dimana 1622 diantaranya adalah NEO dan 142 buah komet. Semua penemuan LINEAR menggunakan teleskop robotik.
NEAT
NEAT atau Near-Earth Asteroid Tracking adalah suatu program yang dijalankan oleh NASA dan laboratorum propulsi jet untuk menemukan benda-benda dari proyek NEO. NEAT memulai pengamatannya sejak Desember 1995. NEAT mempunyai persetujuan dengan angkatan udara AS (United States Air Federation) untuk menggunakan teleskop Ground-based Electro-Optical Deep Space Surveillance (GEODSS) yang berlokasi di Haleakala, Maui, Hawaii. Teleskop angkatan udara ini pada dasarnya digunakan untuk memantau pesawat ruang angkasa di orbit bumi. Sebuah asteroid dinamakan 64070 NEAT untuk menghormati jasa penemunya pada awal tahun 2005.
Jangka waktu bahaya proyek NEO
Proyek ini pun juga mempunyai bahaya. Kapan bahaya itu bisa terjadi.
| Ilustrasi tabrakan bumi dan proyek NEO |
- Kehancuran pada tempat - tempat tertentu. Diperkarakan, 1 tragedi terjadi setiap 50 - 1000 tahun yang dimulai pada tahun 1995.
- Kehancuran besar - besaran atau kehancuran massal dan fenomena tsunami terbesar di dunia akibat hantaman proyek NEO di laut bumi. Diperkirakan, 1 tragedi setiap 10.000 - 100.000 tahun yang dimulai pada tahun 1995.
- Akhir dunia atau kehancuran global yang diperkirakan terjadi 100.000 tahun dari tahun 1995.
- Pada 25 Desember 2004, planet kecil 2004 MN4 atau 99942 Apophis diklasifikasikan 4 pada skala Torino atau yang tertinggi selama ini. Pada 27 Desember 2004 memiliki kemungkinan 2.7% menabrak bumi pada 13 April 2029. Pada Juli 2005 risiko tabrakan dihilangkan menjadi nol, tetapi masih memiliki skala Torino 1 untuk tahun 2035 dan 2036 dan skala kumulatif Palermo -1.3.
- Sekarang ini obyek NEO dengan skala Palermo lebih besar dari nol yaitu (29075) 1950 DA yang diramalkan untuk mendekati atau menabrak bumi (p≤0.003) pada tahun 2880. Jika tabrakan ini terjadi, energi yang dilepaskan oleh tabrakan tersebut akan mengakibatkan kehancuran global yang akan menghancurkan seluruh kehidupan di bumi. Manusia masih memiliki 800 tahun untuk menyelidiki lebih jauh orbit (29075) 1950 DA tersebut dan mengubah orbitnya jika diperlukan.
- NEO 2004 VD17 memiliki skala Torino 1 untuk kemungkinan tabrakan pada tahun 2091-2104. NEO 99942 MN 2004 memiliki skala Torino 1 untuk kemungkinan tabrakan pada tahun 2036-2056. NEO 1997 XR2 juga memiliki skala Torino 1 untuk kemungkinan tabrakan pada tahun 2101. Informasi ini masih bisa berubah seiring dengan adanya pengamatan dan perhitungan-perhitungan terbaru.
Pada 18 Maret 2004, terjadi pendekatan obyek NEO dengan rekor terdekat dengan bumi. Asteroid 2004 FH dengan diameter sekitar 30 m melewati bumi pada jarak 43.000 km (10 kali lebih dekat dibandingkan jarak bulan ke bumi). Astronomer baru mendeteksinya hanya tiga hari sebelum tragedi tersebut. Dua minggu sesudahnya pada 31 Maret 2004, 2004 FU162 kembali membuat rekor pendekatan terdekat melewati bumi hanya berjarak sekitar 6.500 km (60 kali lebih dekat dibandingkan jarak bulan ke bumi). Obyek tersebut dideteksi hanya sejam sebelum tragedi tersebut. Akan tetapi diameter obyek tersebut sangat kecil hanya sekitar 10 m.
Hal ini bukan berarti tidak bisa dihentikan. Hanya dengan cara berdoa kepada Yang Kuasa saja yang bisa menghentikan ancaman ini. Belum tentu perkataan para astronomer dan ilmuwan benar - benar 100% benar. Karena ilmuwan dan astronomer hanya manusia biasa yang bisa berbuat kesalahan.
Supermoon sudah tampak di luar negeri semalam!!
Penulis :
Andrean
Pengetahuanku akan menyediakan tips - tips agar pemirsa dapat menyaksikan Supermoon nanti malam tanpa halangan :
- Istirahatlah yang cukup pada siang hari nani agar tidak ngantuk pada malam hari nanti.
- Cek keadaan cuaca di kota anda melalui internet, radio atau TV.
- Belilah snack dan minuman yang cukup untuk menghilangkan rasa bosan menunggu Supermoon.
- Undanglah keluarga, teman atau saudara ke rumah anda. Sediakan juga permainan - permainan menarik untuk mengisi waktu sebelum munculnya Supermoon.
- Jika anda ingin merekam fenomena tersebut, pastikan memory card di kamera atau handphone anda cukup.
- Sediakan tempat yang lapang, ada tempat duduk dan nyaman untuk melihat Supermoon lebih jelas.
- SUPERMOON TIDAK AKAN MENIMBULKAN BENCANA BAGI KITA.
- PARA NELAYAN DIHARAP JANGAN MELAUT KARENA OMBAK LAUT AKAN PASANG.
- JANGAN AJAK ANAK ANDA YANG DUDUK DI KELAS 6 SD KARENA PADA HARI SENIN AKAN MENGHADAPI UJIAN NASIONAL.
Langganan:
Postingan (Atom)
