Translate

Misteri rumah Amityville yang sebenarnya

          Hai pemirsa Pengetahuanku!! Kali ini, kita akan membahas tentang rumah Amityville yang dikabarkan berhantu. Pengetahuanku akan membahas hal itu dengan rinci. Apa benar rumah itu berhantu?


Rumah Amityville


The amityville house, atau dalam bahasa Indonesia berarti rumah Amityville, adalah sebuah rumah bergaya Kolonial Belanda yang terletak di pinggiran kota di sebelah selatan Long Island, New York. Rumah itu memiliki sejarah yang buruk. Ronald DeFeo. Jr, sang pemilik rumah ini yang dulu, menembak 6 anggota keluarganya sendiri hingga tewas di rumah tersebut.
          13 bulan setelah kejadian tersebut, tepatnya pada tanggal 18 Desember 1975, keluarga George yang beranggotakan George ( ayah/suami ), Kathleen ( ibu/istri ), Daniel, Christopher, Melissa / Missy dan anjing Labrador mereka yang diberi nama Harry pindah ke rumah tersebut. Mereka tidak tahu sejarah rumah tersebut. Rumah tersebut sering dihantui oleh makhluk halus saat keluarga George tinggal disana. Akhirnya, setelah 28 hari keluarga George tinggal disana, mereka pun pindah dari rumah tersebut.


Apa yang terjadi pada pendeta yang memberkati rumah Amityville tersebut?                                                                        



           Salah seorang teman George, mempelajari sejarah dari rumah Amityville. Kemudian, dia mendesak agar George memberkati rumah tersebut. Lalu, George pun memanggil seorang pendeta kenalannya yang bernama Ralph J. Pecoraro untuk memberkati rumah tersebut. Pendeta tersebut bersedia memberkati rumah tersebut.
           Pendeta tersebut tinggal di Sacred Heart Rectory dan bekerja sebagai psikoterapi, pengacara dan imam katolik. Ia melaksanakan pemberkatan rumah tersebut di sore hari pada tanggal 18 Desember 1975. Saat itu, George dan Kathy sedang membongkar barang-barang mereka.

Stigmata


           Saat pendeta tersebut mulai melakukan pemberkatan dan mengibaskan air suci yang pertama, ia mendengar suara yang berkata " get out " ( " keluar " ) berulang-ulang. Ia pun cepat-cepat pergi dari rumah itu tanpa menceritakan hal yang terjadi padanya kepada George dan Kathy. Lalu, pada tanggal 24 Desember 2012, pendeta Ralph menelepon George dan menyuruhnya untuk tidak menggunakan ruang tersebut. Dulunya, ruang tersebut adalah ruang milik Marc dan Yohannes Matthew DeFeo.
           Saat mereka sedang berbicara, tiba-tiba sambungan jaringan telepon mereka terputus. Pendeta Ralph pun mengunjungi rumah George dan setelah kunjungan tersebut, pendeta Ralph menderita demam tinggi dan di lengannya terdapat tanda stigmata.


Hal yang dialami keluarga Lutz saat dirumah tersebut            



George selalu terbangun sekitar pukul 03:15 setiap paginya, dan kemudian keluar ke rumah tempat penyimpanan kapal. Waktu tersebut diperkirakan adalah waktu dimana DeFeo membunuh anggota keluarganya.
Rumah mereka selalu diganggu oleh segerombolan lalat di setiap musim dingin.
Kathy mendapat mimpi buruk tentang pembunuhan dan saat dimana ia melakukan persetujuan pembelian rumah tersebut. Anak-anak mereka juga mulai tertidur dengan terlungkup, posisi yang sama saat mayat DeFeo ditemukan.
Kathy merasakan seolah-olah "sedang dipeluk" dengan penuh kasih oleh suatu kekuatan yang tidak terlihat.
Kathy menemukan sebuah ruang kecil yang tersembunyi (sekitar empat kaki) di belakang basement. Dindingnya bercat merah dan ruangan itu tidak tampak di dalam denah rumah. Ruangan itu kemudian dikenal dengan nama "The Red Room". Ruangan ini memiliki pengaruh terhadap anjing mereka Harry, yang selalu menolak untuk mendekat dan selalu berjongkok seolah-olah merasakan sesuatu yang negatif.
Ada udara dingin, bau parfum dan kotoran di dalam rumah, dimana tidak terdapat saluran udara atau jalur bagi sumber tersebut.
George selalu dibangunkan oleh bunyi bantingan pintu depan. Ia akan segera ke lantai bawah dan menemukan anjing mereka tertidur dengan suara keras di depan pintu. Tidak ada orang lain yang mendengar suara itu kecuali dia.
George mendengar apa yang diuraikan sebagai "Marching band Jerman" atau suara seperti radio yang tidak di setel dengan frekuensi yang tepat. Namun ketika ia ke menuju lantai bawah, suara gaduh akan  berhenti.
George menyadari bahwa ia memiliki kemiripan kuat dengan Ronald DeFeo, Jr., dan mulai bermabukan di The Witches' Brew, bar dimana DeFeo sering bermabuk - mabukan.
Ketika mengecek tempat penyimpanan kapal pada suatu malam, George melihat sepasang mata merah yang sedang memperhatikan dia dari jendela kamar tidur Missy. Ketika ia pergi keatas untuk melihatnya, ia tidak menemukan apa-apa. Kemudian disimpulkan bahwa itu adalah "Jodie".
Ketika ditempat tidur, Kathy mendapatkan bekas merah didadanya disebabkan oleh suatu kekuatan tak terlihat.
Kunci, jendela, dan pintu rumah dirusakkan oleh suatu kekuatan yang tak terlihat.
Terdapat belahan kuku binatang yang besar di salju yang kemudian dihubungkan dengan seekor babi besar pada 1 Januari 1976.
Dari dinding aula dan lubang kunci dari pintu kamar bermain yang ada di loteng keluar lumpur yang berwarna hijau.
Sebuah salib 12 inchi yang digantung Kathy di kamar kecil ditemukan terpasang terbalik dan menyemburkan bau.
George tersandung oleh sebuah keramik singa Tiongkok yang memiliki tinggi sekitar empat kaki, yang kemudian meninggalkan bekas gigitan pada salah satu mata kakinya.
George melihat Kathy berubah menjadi seorang wanita tua yang berumur sekitar 90-an, "dengan rambut acak-acakan, muka dengan kerutan dan berbentuk buruk, dan air liur yang menetes dari mulutnya yang ompong".
Dan pada puncaknya, saat George terbangun pada tengah malam, ia mendapati Kathy terangkat 2 kaki ke udara.


Kebenaran dari misteri rumah Amityville                                                    



          Keanehan dari hal ini dapat dilihat dari buku penjualan yang mengisahkan kisah nyata rumah Amityville. Di bagian bawah cover buku " The Amityville Horror " tertulis " More Hideously Frightening Than The Exorcist Because It Actually Happened " yang berarti  "Lebih Mengerikan dan Menakutkan Dari The Exorcist Para Karena Ini Benar-Benar Terjadi". Dari tulisan tersebut, telah menjelaskan bahwa kisah ini diklaim berdasarkan kisah nyata dan lebih seram dari "The Exorcist". "The Exorcist" sendiri merupakan film yang menceritakan tentang kebiasaan pengusiran setan yang populer pada tahun 1973.
          Pada kenyataannya, bagian dari cerita The Amityville Horror banyak yang hampir sama atau bahkan sama dengan bagian cerita "The Exorcist".
          Anehnya lagi, pemilik rumah Amityville yang berikutnya, antara lain Petrus O'neill tidak mendapati adanya keanehan di rumah itu, bahkan ia telah tinggal selama 10 tahun di rumah itu sejak tahun 1987 - 1997. Dan artis Christine Belford pun tidak mendapati keanehan selama 5 tahun tinggal di rumah tersebut.
          Banyak kritikan yang berkata bahwa keluarga Lutz dan Ronald DeFeo. Jr,  hanya ingin mencari keuntungan dari hasil penjualan buku laris " The Amityville Horror ". Tapi yang jelas, kisah ini masih banyak digemari masyarakat.